Apa itu Online Shop?


Saat ini online shop memang sudah menjadi trend bagi semua kalangan, terutama untuk para kaum hawa, karena di era digital seperti saat ini, hampir semua orang terbiasa menggunakan internet. Buat kamu yang masih penasaran Apa itu online shop ? Saya bakal jelasin disini.

Jawaban Untuk Apa Itu Online Shop

Online shop atau yang biasa disebut olshop adalah toko online yang menjual berbagai macam barang yang bisa dimiliki oleh siapa saja,  kapan saja dan dimana saja dengan adanya koneksi internet atau bisa diartikan juga sebagai tempat jual beli barang dengan transaksi via online.

Dengan adanya online shop bisa memudahkan semua orang yang ingin menjual atau membeli berbagai macam barang tanpa harus menyewa tempat atau keluar rumah, caranya hanya dengan menggunakan handphone atau laptop yang terhubung dengan koneksi internet. Keberadaan perusahaan startup yang membuat website online shop juga bisa memberi keringanan bagi masyarakat yang ingin membuka usaha/toko tanpa modal yang besar dan secara tidak langsung bisa meningkatkan UKM (Usaha Kecil Mikro) masyarakat menjadi sangat baik.

Bagaimana Sistem Pembelian di Online Shop ?

Semua barang yang kamu butuh dan inginkan kamu bisa cari melalui online shop tanpa harus capek keluar rumah tinggal gunakan saja gadget kamu dan pilih sesuka hati kamu, setelah itu kamu akan diminta informasi alamat rumah yang dituju untuk menerima barang, dan pembayaran bisa dilakukan dengan cara via transfer ataupun COD (Cash On Delivery)/bayar di tempat, kemudian barang kamu akan dikirim dan kamu tinggal menunggu saja dirumah. 😀

Tapi kamu harus hati-hati juga kalo mau membeli barang via online shop, berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi saat membeli barang di online shop :

1. Kualitas barang yang diterima tidak sesuai dengan gambar yg di iklan. Tidak sedikit online shop menyediakan barang KW atau tidak sesuai dengan foto yang ditampilkan, baik itu dari kualitas bahan, warna, model, ukuran, dan lain sebagainya.

2. Proses penerimaan barang yang tidak sesuai dengan estimasi waktu dari pihak logistik online shop. Masalah seperti ini biasanya terkendala dalam proses pengiriman oleh kurir karena dalam satu hari banyak sekali pengiriman barang yang harus diantar ke alamat pembeli yang dimana situasi jalanan tidak dapat diprediksi karena sering terjadinya macet dan hal lainnya.

3. Kebijakan terkait garangsi barang. Tidak semua online shop memberi kebijakan untuk menerima pengembalian barang yang tidak sesuai dengan pembeli inginkan, salah satunya bisa disebabkan oleh penjual yang salah dalam mengirimkan barang karena salah ukuran, warna dan lainnya yang tidak sesuai dengan order pembeli atau kesalahan dari pembelinya sendiri yang kurang teliti dalam memesan barang.

4. Penipuan/tidak adanya kejelasan informasi lebih terkait online shop, contohnya seperti beredarnya akun-akun palsu yang mengatasnamakan online shop yang sudah populer dikalangan masyarakat, memberi informasi palsu kepada pembeli, dan lain sebagainya yang mengakibatkan kerugian bagi pembeli.

Bagi kamu yang ingin membeli barang via online tapi takut kena tipu/barang yang tidak sesuai, berikut beberapa tips agar kamu bisa cermat dalam membeli barang di online shop :

1. Memilih online shop yang memiliki idenstitas lengkap dan terverifikasi.

2. Cek online shop yang telah memiliki banyak review dari para pembeli yang sudah membeli barang di online shop tersebut. Dari review yang telah kamu lihat, kamu bisa menilai kualitas produk yang dijual oleh online shop yang kamu pilih

3. Lebih aman mencari online shop yang memiliki kebijakan atas garansi barang/pengembalian barang.  Jika ada kesalahan/kerusakan pada barang tersebut bisa di tukarkan kembali dengan yang baru atau sesuai dengan yang dipesan, selain barang yang kamu terima memiliki kondisi yang bagus hal itu juga bisa menandakan bahwa online shop tersebut menjual barang asli dari distributor/agen resmi.

4, Memilih logistik yang sudah terpercaya dan terjamin keamanannya, dan untuk barang berharga seperti barang elektronik dianjurkan memakai asuransi agar jika ada kerusakan dalam pengiriman barang bisa dipertanggunjawabkan oleh pihak logistik.