Traveling Saat Terik? Ini Tipsnya Agar Kulitmu Tidak Gosong


Traveling Saat Terik

Yang namanya traveling itu menyenangkan. Namun, bagi para perempuan –yang sangat rutin merawat kulit, liburan outdoor bisa saja membuat kulit menjadi gosong karena terpapar sinar UV.

Jadi untuk tetap menjaga kulit dan wajah tetap glowing, biasanya banyak sekali membawa barang-barang untuk menjaga kesehatan kulit saat liburan. Nah, berikut inilah tips yang bisa diaplikasikan saat kamu sedang traveling ke alam bebas.

Menghindari Kulit Gosong Saat Traveling Outdoor

Traveling Terik

1. Memakai Sunblock Adalah Wajib Hukumnya

Sunblock adalah hal yang sangat wajib kamu bawa saat sedang traveling, terutama kalau mau ke gunung atau pantai. Akan lebih bagus lagi kalau sebelum memakai sunblock kamu menggunakan lotion kulit dulu.

Lotion ini fungsinya agar kulit tetap lembut, karena ada kandungan moisturizer di dalamnya. Nah, untuk sunblock sendiri, upayakan yang mengandung SPF tinggi (30-50) sehingga perlindungan yang didapat bisa maksimal.

Aplikasikan sunblock ini setiap dua jam sekali. Sekarang, sudah banyak banget kok sunblock yang ramah di kantong dan punya kandungan SPF tinggi.

2. Membawa Pelindung Lain Seperti Topi

Pernah enggak sih habis liburan, kulit menjadi merah dan terasa sangat panas? Kalau pernah mengalami hal seperti ini, itu artinya kulitmu terkena efek sunburn.

Memakai sunblock tidak sepenuhnya membuat terhindar dari efek terik matahari. Oleh karena itu, sebagai antisipasi, lebih baik membawa topi, cardigan, atau mungkin masker untuk melindungi wajah dan tubuh dari terik matahari.

3. Memakai Kacamata

Selain sebagai asesoris, kacamata juga sebagai pelindung mata dari terpaan sinar matahari. Karena, enggak semua orang kuat melihat ke arah matahari yang terang, terlebih saat berada di pantai atau gunung.

Ada mereka yang punya weak eyes, sehingga kacamata menjadi bawaan wajib saat keluar ruangan. Di samping itu, kacamata ini bisa menjadi fashion item yang bikin gaya tambah keren.

4. Konsumsi Vitamin untuk Kesehatan Kulit

Mungkin ada yang berpikir bahwa hal ini sangat lebay, namun demi mendapatkan kulit sehat dan liburan yang tetap lancar, tak ada salahnya untuk membawa vitamin demi menjaga kesehatan.

Di antara yang direkomendasikan adalah astaxanthin (suplemen antioksidan) yang diproduksi dari alga air. Fungsi utama dari vitamin ini ada memberikan respon sinar UV yang masuk ke kulit serta melindunginya. Jadi, saat kamu sudah mengonsumsi astaxanthin, sunburn (kulit terbakar) bisa dihindari.

5. Durasi yang Tepat Terpapar Sinar Matahari

Ternyata, tidak semua jenis kulit punya durasi terpapar sinar matahari sama loh. Kamu yang punya kulit gelap dan kulit kuning langsat punya durasi waktu berbeda untuk bisa bertahan di bawah sinar matahari.

Semakin putih kulit, maka semakin ia tidak bisa berlama-lama di bawah terik matahari. Sekarang, sudah tau kan keuntungannya punya kulit yang lebih gelap?

6. Hindari Keluar di Jam-Jam Ini!

Berdasarkan pendapat William B. Grant, seorang pakar di Pusat Penelitian Kesehatan di California, ada dua waktu di mana matahari bisa memberikan sinar UVA dan UVB lebih banyak, yakni di pagi dan sore hari.

Terlalu sering keluar di jam-jam tersebut, meski matahari tidak terik, bisa berisiko terkena kanker kulit. Waktu yang direkomendasikan untuk keluar yang tepat adalah jam 10 pagi- jam 3 sore, karena bisa mendapatkan supply Vitamin D. Sebelum dan sesudah itu, sinar matahari kurang bagus untuk kulit.

Nah, sekarang sudah tau kan bagaimana tipsnya agar selalu glowing meski sudah berkali-kali liburan. Yakin deh, dengan menerapkan tips dari Tim sewa bus jakarta di sewabusmurah.co.id , kamu tak butuh perawatan lebih saat setelah liburan. Selamat mencoba!